Renungan harian ACC
-25 Juli 2017-

God Never Late

Apakah saudara mempercayai statement diatas " Allah tidak pernah terlambat "atau justru berpikir sebaliknya mengingat situasi yang saudara hadapi tidak mengalami perubahan. padahal sudah sekian lama menerima janji Tuhan namun tidak kunjung digenapi. Benarkah Allah terlambat ?? Dari sejarah kita dapat belajar bahwa Tuhan seakan akan terlambat namun kebenarannya Tuhan tidak pernah terlambat. Perhatikan baik baik! Selalu ada maksud dan rencanaNya selama masa pergumulan dan penantian yang berujung pada Kebaikan (Roma 8:28)

 

Renungan0725

“Kita  tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”

Hari ini kita akan belajar dari Bapa kita Abraham yang harus menantikan sekian tahun lamanya untuk memperoleh keturunan dari Sara sesuai dengan janji yang Ia terima, bahkan sampai usia nya 100 tahun dan rahim istrinya tertutup barulah janji Tuhan digenapi(Roma 4:19-21). Pernikahan di Kana, mengalami kehabisan anggur dan kebutuhan mendesak ini disampaikan ibu Yesus kepada Yesus namun sekalipun demikian Yesus tidak serta merta langsung menjawab kebutuhan tersebut (Yoh 2:2-4). Apakah Allah tidak peduli dengan kebutuhan mendesak mereka?

Sekilas jika saudara membaca kelihatannya Tuhan terlambat menolong, terlambat menggenapi janjiNya. Namun benarkah demikian?? Tentu saja tidak, " Tuhan Yesus tidak pernah terlambat", karena itu buang jauh jauh pemikiran demikian dan tanamkan kuat kuat "God Never Late" Keterlambatan atau penundaan dlm pemikiran saudara adalah sarana yang Tuhan pakai untuk melatih iman saudara dan mengajar saudara memahami waktu Tuhan sebab Tuhan tidak pernah lalai menepati janjiNya sekalipun beberapa orang berpikir demikian (2Ptr 3:9a)

Karena itu apapun pergumulan yang saudara hadapi, kebutuhan mendesak apa yang kau perlukan, berpeganglah terus kepada janjiNya dan percayalah "God Never Late".......". He is on time" menolong saudara. Tuhan Yesus Memberkati.

no replies

Leave your comment