Renungan harian ACC
-24 Juli 2017-

Bagaikan Perak Murni

Mazmur 66:10
"Sebab Engkau telah menguji kami, ya Allah, telah memurnikan kami, seperti orang memurnikan perak"

Dalam perjalanan hidup kita sejak percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat hingga hari ini, ada banyak proses pembentukan dan pemurnian yang Tuhan kerjakan dengan tujuan untuk menjadikan kita mempelai Kristus yang tak bercacat cela. Proses pemurnian ini tujuannya adalah menyingkirkan segala sesuatu yg jelek, yang tidak menyerupai karakter Kristus dari hidup kita. Sama seperti proses pemurnian perak yang dilebur dengan api. Setiap tukang pemurni perak mengharapkan bahwa saat logam itu dilebur dalam api, sanga disingkirkan, perak yang keluar.
Jika memang yang dimurnikan adalah perak, maka akan keluar perak murni. Spt Mzm 12:6 mencatat ".. bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah."
Proses tujuh kali dimurnikan itu menghasilkan perak yang teruji. Proses pemurnian dalam hidup kita juga bertujuan menampilkan "perak" yang ada dalam diri kita. Dengan cara menyingkirkan segala kejahatan, kelicikan, kepalsuan dari dalam diri kita.

Renungan0724

“Sebab Engkau telah menguji kami, ya Allah, telah memurnikan kami, seperti orang memurnikan perak.”

Tetapi apa akibatnya jika kita menolak menyingkirkan hal hal yang tidak berkenan kepada Tuhan dari dalam hidup kita? Mari baca Yeremia 6: 29-30
"Puputan sudah mengembus, tetapi yang keluar dari api hanya timah hitam, tembaga, dan besi. Sia sia orang melebur terus menerus, tetapi orang orang yang jahat tidak terpisahkan. Sebutkanlah mereka perak yang ditolak, sebab Tuhan telah menolak mereka!"
Bayangkan seorang tukang perak yang sedang bekerja melebur, satu kali, dua kali, sepuluh kali, terus menerus. Sambil berharap perak itu muncul. Tapi yang muncul adalah besi biasa. Jenis logam lain yang tidak berharga. Dia pasti kecewa dan memutuskan untuk menghentikan prosesnya dan mencari logam lain yang bisa dimurnikan dan dia harapkan keluar perak murni sebagai hasilnya.
Bagaimana dengan saudara, apakah saudara mau menyingkirkan segala sesuatu yang tidak murni dari hidup saudara? Sebelum sang pemurni logam memutuskan berhenti dan menolak saudara. Karena segala sesuatu ada batas waktunya. Keluarlah sebagai perak yang murni.

Amin

no replies

Leave your comment